





![]() | Hari ini | 47 |
![]() | Kemarin | 39 |
![]() | Minggu ini | 362 |
![]() | Bulan ini | 233 |
![]() | Total | 14712 |
Setelah pendaftran ulang ditutup siang ini, tercatat sebanyak 372 siswa resmi diterima di SMK Negeri 2 Tarakan dan memenuhi kuota yang telah disiapkan, menyisihkan sekitar 400 lainnya yang harus rela menarik berkas dan mencari sekolah yang lain.
Waktu liburan dimanfaatkan oleh sejumlah guru dari Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Malinau dengan melakukan studi banding di SMK Negeri 2 Tarakan. Kunjungan yang dilaksanakan Senin kemarin (15/6) dipimpin oleh kepala SMKN2 Malinau Rahmad Wahyudi, M.Pd. diterima langsung oleh Kepala SMKN 2 Tarakan Drs. Sarmin.
Sebanyak 19 siswa kelas XI Teknik Alat Berat SMK Negeri 2 Tarakan, Senin (14/6) mendapat pembekalan untuk melaksanakan Praktek Kerja Industri (prakerin). Pembekalan tersebut berlangsung di Bengkel Otomotif.
Seperti tahun sebelumnya, siswa Alat Berat akan berada di dunia Industri selama 1 tahun terhitung dari tanggal 20 Juni 2010 – 20 Juni 2011. Berbeda dengan siswa jurusan lain yang melaksanakan prakerin selama 2 bulan pada semester 4.
Sebanyak 60 pelajar Tarakan, Kalimantan Timur dari berbagai jenjang pendidikan baik negeri maupun swasta mendapat beasiswa prestasi dengan total Rp 2,4 miliar dari pemerintah kota setempat setelah lulus seleksi.
Beasiswa ini diberikan kepada pelajar yang mendapat ranking 1 hingga 5 yang terdiri dari 30 pelajar SD/MI, 15 pelajar SMP/MTs, dan 15 pelajarSMA/MA/SMK. Jumlah besaran beasiswa yang didapatkan setiap pelajar pun berbeda beda, disesuaikan dengan ranking yang didapatkan.
Sesuai dengan kalender pendidikan SMK Negeri 2 Tarakan, hari ini (Sabtu, 12 Juni 2010) sekitar 800 siswa SMK Negeri 2 Tarakan menerima Laporan Hasil Belajar (raport). Pembagian ini dilakukan oleh wali kelas masing-masing di setiap jurusan.
Berdasarkan hasil rapat kenaikan kelas yang dilaksanakan tanggal 10 Juni kemarin, sebanyak 37 siswa tidak dapat melanjutkan ke tingkat selanjutnya. Ke -37 siswa tersebut terdiri dari 19 siswa kelas X tidak dapat melanjutkan ke kelas XI dan 18 siswa kelas XI tidak dapat melanjutkan ke kelas XII.